Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

LIRIK LAGU BUBUY BULAN - JAWA BARAT

 Bubuy Bulan adalah lagu yang diciptakan pada tahun 1950an oleh Benny Corda, Seorang musisi asal Jawa Barat. lagu ini pun di populerkan oleh istri Benny Corda yang bernama Nina Kirana, seorang penyanyi di Radio Bintaro yang terkenal pada tahun 50an.

Lagu ini pertama kali dinyanyikan oleh Nina Kirana di studio Lokananta yang terletak di Solo, Jawa Tengah.

Lagu ini terisnpirasi oleh seorang gadis yang mengagumi pujaan hatinya. ia jatuh hati kepada pria yang ia jumpai setiap pagi. Ia pun berharap dapat bertemu dengan pria tersebut setiap bulannya, dan berharap dapat berjodoh agar dapat bertemu setiap harinya.


selamat menikmati lirik Bubuy Bulan ciptaan Benny Corda.



LIRIK BUBUY BULAN


Bubuy bulan sangray bentang

Panon poe

Panon poe disasate

Unggal bulan

Unggal bulan abdi teang

Unggal poe

Unggal poe oge hade

Situ Ciburuy

laukna hese dipancing

Nyeredet hate

Ningali ngeplak caina

Duh eta saha

Nu ngalangkung unggal enjing

Nyeredet hate

Ningali sorot socana

Lirik dan Arti Lagu Bajing Luncat - Jawa Barat

Lirik Lagu Bajing Luncat - Bajing luncat atau dalam bahasa Indonesia yaitu Tupai loncat merupakan salah satu lagu daerah dari Jawa Barat. Lagu Bajing Luncat ini diciptakan oleh Kosaman Djaja yaitu komposer sunda yang terkenal.

Lagu Bajing Luncat ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang kecewa dan menyesal ketika wanita pujaannya yang selama ini telah berjanji, dalam waktu dekat akan bersanding dengan laki-laki lain.


Dia menyesal kenapa tidak dari dulu mempersunting wanita pujaannya tersebut. Dia pun kecewa mengapa wanita pujaannya tak mau menunggunya hingga pada akhirnya wanita pujaannya justru akan bersanding dengan laki-laki lain dalam waktu dekat.



Informasi Lagu Bajing Luncat

Judul : Bajing Luncat
Pencipta : Kosaman Djaja 
Daerah : Provinsi Jawa Bara
Golongan : Lagu daerah / Lagu wajib daerah


Lirik Lagu Bajing Luncat

Bajing luncat -bajing luncat ka astana
Abdi lepat narosan teu ti anggalna
Ku teu sangka salira bet luas pisan
Teu hawatos ka nu kersa ngantos ngantos
api-api teu emut ka na pasini
Pasini pakait ati leuh pakait ati
Tadi na mah sugan teh dulang tinande
nu dipiceun cenah ge majar katimu
Teu Terang mah tos caket rek direndengkeun
Moal lipur ku sa taun iyeuh nambaan-nana

Arti Lagu Bajing Luncat

Tupai loncat ke pemakaman
Aku salah melamar tak sejak dulu
Tak kusangka kau begitu tega
Tak iba pada yang mau menanti
Pura- pura tak ingat akan janji
Janji berkait hati aduh berkait hati
Aku kira kau kan slalu menunggu
Yang dibuang katanya ditemukan
Tak tahunya sudah dekat akan disandingkan
Tak akan sembuh setahun aduh mengobatinya

Lirik dan Arti Lagu Manuk Dadali - Jawa Barat

Lirik lagu Manuk Dadali - Manuk Dadali adalah salah satu lagu berbahasa sunda dari provinsi Jawa Barat yang dalam bahasa Indonesia yaitu Burung Garuda.

Lagu ini di ciptakan oleh Sambas Mangundikarta, yaitu seorang pria kelahiran Bandung, 21 September 1926. Beliau adalah penulis lagu berbahasa sunda. Selain menjadi penulis lagu, beliau juga berprofesi sebagai penyiar radio dan televisi.


Berawal dari keaktifannya sebagai komentator siaran olahraga di RRI. Hingga pada tahun 1962, beliau terjun ke dunia penyiaran khususnya sepak bola dan bulu tangkis di TVRI. Lagu Manuk Dadali ini, mengandung makna nasionalisme. Serta menampilkan sosok gagah sang garuda yang melambangkan kesaktian Indonesia.



Informasi Lagu Manuk Dadali

Judul : Manuk Dadali
Pencipta : Sambas Mangundikarta
Daerah : Provinsi Jawa Barat
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah


Lirik Lagu Manuk Dadali

Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang
Meberkeun jangjangna bangun taya karingrang
Kukuna ranggoas reujeung pamatukna ngeluk
Ngapak mega bari hiberna tarik nyuruwuk
Saha anu bisa nyusul kana tandangna
Tandang jeung pertentang taya bandinganana
Dipikagimir dipikaserab ku sasama
Taya karempan kasieun leber wawanenna

Refrain : 
Manuk dadali manuk panggagahna
Perlambang sakti Indonesia Jaya

Manuk dadali pangkakoncarana
Resep ngahiji rukun sakabehna

Hirup sauyunan tara pahiri-hiri
Silih pikanyaah teu inggis bela pati
Manuk dadali ngandung siloka sinatria
Keur sakumna Bangsa di Nagara Indonesia

Arti Lagu Manuk Dadali

Terbang melesat tinggi, jauh di awang-awang
Merentang sayapnya, tegak tanpa ragu
Kukunya panjang dan paruhnya melengkung
Menyongsong langit dengan cergas terbangnya
Siapa yang bisa menyaingi keberaniannya

Gagah dan  perkasa tak ada tandingannya
Dihormati dan disegani oleh sesama
Tanpa ragu tanpa takut, besar nyalinya
 
Refrain :

Burung garuda, burung paling gagah
Lambang sakti Indonesia jaya
Burung garuda, yang paling tersohor
Senang bersatu, rukun semuanya

Hidup berhimpun tanpa saling iri
Saling menyayangi, tak sungkan membela
Burung garuda adalah lambang kesatriaan
Untuk seluruh bangsa di negara Indonesia

Lirik Lagu Panon Hideung - Jawa Barat

Lirik Lagu Panon Hideung - Lagu Panon Hideung diciptakan oleh komposer nasional asli betawi, adalah Ismail Marzuki yang menulis lagu Panon Hideung sekitar tahun 1936-1937. Lagu Panon Hideung berkisah tentang sosok Miss Eulis, mojang Parahiayangan yang membuat seorang Ismail Marzuki jatuh cinta. Miss Eulis yang berdarah Sunda-Arab memang bermata indah, hidung mancung dan berkulit kuning langsat. lagu Ochi Chyornye pun digubah Ismail Marzuki sesuai dengan suasana hatinya saat itu.

Informasi Lagu Panon Hideung

Judul : Panon Hideung
Pencipta : Ismail Marzuki
Daerah : Provinsi Jawa Barat
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Panon Hideung

Panon hideung pipi koneng
Irung mancung Putri Bandung
Putri saha di mana bumina
Abbi reseup kaanjeunna

Siang wengi kaimpi-impi
Hate abdi sara redih
Teuemut dahar
Teuemut nginum
Emut kanu geulis
Panon Hideung


Arti Lagu Panon Hideung

Mata hitam pipi kuning
Hidung mancung putri Bandung
Anak siapa di mana rumahnya
Aku suka padanya

Siang malam terimpi-impi
Hatiku merasa sedih
Lupa makan
Lupa minum
Ingat pada si cantik
Mata hitam

Lirik Lagu Es Lilin - Jawa Barat

Lirik Lagu Es Lilin - Es Lilin merupakan lagu berbahasa sunda tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Lagu ini tidak diketahui siapa penciptanya, namun lagu Es Lilin yang dipopulerkan oleh Nining Meida ini, sangat terkenal dan populer.

Bahkan lagu Es Lilin ini dinyanyikan oleh penyanyi terkenal asal Malaysia,   yaitu Siti Nurhaliza yang dibawakannya dalam bahasa melayu. Selain Siti Nurhaliza, lagu Es Lilin juga dinyanyikan dalam bahasa Jawa oleh Ibu Mursyih.

Informasi Lagu Es Lilin

Judul : Es Lilin
Pencipta : belum diketahui
Daerah : Provinsi Jawa Barat
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Es Lilin

Es lilin mah didorong-dorong
dibantun mah dibantun ka Sukajadi
abdi isin ceuceu samar kaduga
sok sieun mah aduuh henteu ngajadi

Es lilin mah ceuceu buatan Bandung
dicandakna geuningan ka Cipaganti
abdi isin jungjunan duh bararingung
sok inggis mah aduuh henteu ngajadi

Itu saha dunungan nu nungtun munding
digantelan geuning ku saputangan
itu saha dunungan ku ginding teuing
sing horeng mah aduh geuning jungjunan

Es lilin mah ceuceu dikalapaan
raosna mah geuningan kabina-bina
abdi alim dunungan paduduaan
sok sieun mah dibantun kamana-mana

Kamana mah dunungan ngaitkeun cingcin
ka kaler mah aduuh katojo bolat
kamana mah dunungan ngaitkeun pikir
sakieu mah aduuh panas hatena.
Setelah melihat dan membaca lirik lagu Es Lilin diatas, mungkin hanya sebagian orang yang mengerti dan paham mengenai isi dari lagu Es Lilin tersebut.

Dikarenakan lagu ini memakai bahasa sunda, sehingga yang tidak mengerti bahasa sunda mungkin bertanya tanya apa maksud dari lagu tersebut. Untuk itu dibawah ini adalah arti dari lirik lagu Es Lilin :

Arti Lagu Es Lilin

Es lilin nyonya, buatan Bandung
Dibawanya ternyata ke Cipaganti
Saya malu ya tuan, masih bingung
Takutnya tidak berjodoh

Itu siapa ya tuan, yang menggiring kerbau
Digantungkan  gantungan sapu tangan
Itu siapa ya tuan, yang berpenampilan keren
Ternyata oh ternyata tuan sendiri

Es lilin dibuat menggunakan kelapa
Rasa lezatnya luar biasa
Saya tidak mau berduaan tuan
Takutnya diajak ke mana-mana

Ke mana harus mengaitkan kincir
Ke timur rupanya, menuju bulan
Mengapa tuan harus bermuram durja
Tak perlu sedih karena cuma sebulan.

Lirik dan Arti Lagu Peyeum Bandung - Jawa Barat

Siapa yang tak tahu peyeum Bandung, peyeum adalah salah satu makanan khas Bandung. Peyeum biasa disebut sampe atau tapai atau dalam bahasa indonesia, merupakan makanan yang biasa dijadikan pilihan oleh-oleh para wisatawan yang pergi ke Bandung.

Peyeum ini merupakan olahan dari singkong yang direbus kemudian diberi ragi dan didiamkan beberapa hari. Karena ke khasan peyeum dari Bandung ini, seorang seniman bernama Sambas Mangundikarta menciptakan sebuah lagu yang berjudul Peyeum Bandung.

Lagu Peyeum Bandung ini menceritakan populeritas peyeum yang merupakan makanan khas Bandung yang mempunyai rasa yang nikmat. Peyeum Bandung sudah terkenal dikalangan masyarakat meskipun begitu, peyeum Bandung murah harganya. Lagu Peyeum Bandung ini dipopulerkan oleh seorang penyanyi yaitu Nining Maida.

Informasi Lagu Peyeum Bandung

Judul : Peyeum Bandung
Pencipta : Sambas Mangundikarta
Daerah : Provinsi Jawa Barat
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Peyeum Bandung

Dimana-mana
Di kampung di kota
Tos kakoncara
Ku nikmat rasana

Sampeu asalna
Teu direka-reka
Naon namina
Duh matak kabita

Peuyeum Bandung kamashur
Pangaosna teu luhur
Ku sadaya kagaleuh
Sepuh jeung murangkalih

Mangga cobian
Bilih panasaran
Peuyeum ti Bandung
Henteu sambarangan

Setelah mengetahui lirik lagu Peyeum Bandung, akan lebih baik kita mengetahui arti dari lirik tersebut agar kita mengetahui apa isi dari lagu Peyeum Bandung, berikut ini adalah arti atau terjemahan dari lirik lagu Peyeum Bandung :

Arti Lagu Peyeum Bandung

Tape Bandung 
Dimana-mana 
Di kampung di kota 
Sudah terkenal 
Oleh nikmat rasanya 

Asalnya dari Singkong
Ga direka-reka 
Apa namanya
Duh matak menginginkan 

Tape Bandung kamashur 
Harganya ga tinggi 
Oleh semua kagaleh 
Orangtua bersama bocah 

Baiklah cobain
Kalau-kalau panasaran 
Tape dari Bandung
Tidak sambarangan

Lirik Lagu Tokecang - Jawa Barat

Lirik Lagu Tokecang - Lagu Tokecang merupakan lagu sunda yang berasal dari daerah Jawa Barat. Lagu ini sangat terkenal dan populer tidak hanya di kalangan Sunda. Bukan saja anak-anak, orang dewasa pun menyukai lagu Tokecang ini.

Lagunya yang riang memang sangat akrab dengan anak-anak, Tokecang ini sering dinyanyikan ketika anak-anak hendak mengawali permainan. Lagu ini tidak diketahui siapa penciptanya.

Informasi Lagu Tokecang

Judul : Tokecang
Pencipta : -
Daerah : Provinsi Jawab Barat
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Tokecang

Tokecang tokecang bala gendir tosblong
Angeun kacang sapependil kosong

Aya listrik di masigit meuni caang katingalna
Aya istri jangkung alit karangan dina pipina

Tokecang tokecang bala gendir tosblong
Angeun kacang angeun kacang sapependil kosong

Arti Lagu Tokecang

Setelah mengetahui lirik lagu Tokecang, disini akan menjelaskan makna yang terkandung dalam lagu Tokecang. Ada yang bilang Tokecang adalah kepanjangan dari Tokek makan kacang. Lagu ini menceritakan orang yang terlalu banyak makan atau rakus.

Nilai yang terkandung dalam lagu Tokecang adalah kita tidak boleh bersikap rakus dan tamak. Hendaklah berbagi antar sesama, karena pada prinsipnya kita adalah makhluk sosial.