Tampilkan postingan dengan label Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan

Lirik Bengawan Solo - Jawa Tengah

 Bengawan Solo adalah salah lagu yang di ciptakan oleh maestro keroncong yang berasal dari surakarta, Gesang Martohartono. karena lagu ini sangat banyak di dengar, akhirnya lagu ini pun dibuat ke dalam 13 Bahasa, termasuk bahasa inggris, Tionghoa, Rusia, Korea Selatan hingga ke Jepang. 

Berikut Lirik Lagu "Bengawan Solo" yang di ciptakan oleh Gesang Martohartono.



LYRICS


Bengawan Solo

Bengawan Solo

Riwayatmu ini

Sedari dulu jadi...

Perhatian insani


Musim kemarau

Tak seberapa airmu

Dimusim hujan air..

Meluap sampai jauh


Mata airmu dari Solo

Terkurung gunung seribu

Air meluap sampai jauh

Dan akhirnya ke laut


Itu perahu

Riwayatnya dulu

Kaum pedagang selalu...

Naik itu perahu








Semoga Lirik nya membantu, selamat menikmati. 

Lirik Lagu Gambang Suling - Jawa Tengah

Lirik Lagu Gambang Suling - Lagu yang diciptakan oleh Ki Nartosabdo ini berkisah tentang ungkapan kekaguman terhadap alat musik tradisional suling yang memiliki nada indah, dan membentuk harmonisasi dengan instrumen gamelan lainnya.

Alat musik tradisional suling dimainkan dengan cara ditiup dan terbuat dari bambu.

Informasi Lagu Gambang Suling

Judul : Gambang Suling
Pencipta : Ki Nartosabdo
Daerah : Provinsi Jawa Tengah
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Gambang Suling

Gambang suling ngumandang swarane

Tulat tulit kepenak unine

Unnine mung nrenyuh ake

Barengan lan kentrung ketipung suling

Sigrak kendangane

Arti Lagu Gambang Suling

Gambang suling berkumandang swaranya
Tulat-tulit enak bunyinya
Bunyinya hanya mengharukan
Bersama kentrung ketipung suling
Mantap bunyi kendangnya
Dari arti lirik lagu gambang suling di atas, sangat jelas bahwa sang penulis Ki Narto Sabdo begitu mengagumi alat musik tradisional suling.

Ki Nartosabdo yang bernama asli Soenarto adalah seorang putra perajin sarung keris bernama Partinoyo. Beliau adalah seorang seniman musik dan dalang wayang kulit legendaris dari Jawa Tengah, dan menjadi referensi dalang dalang generasi selanjutya.

Lirik dan Arti Lagu Jaranan - Jawa Tengah

Lirik Lagu Jaranan - Lagu Jaranan adalah lagu daerah dari provinsi Jawa Tengah, lagu yang diciptakan oleh Ki Hadi Sukatno ini menceritakan pertunjukan tradisional jaranan, jaranan adalah pertunjukan yang diperanakn oleh beberapa orang memainkan replika kuda yang biasanya terbuat dari kulit atau anyaman bambu. Pada zaman dahulu kesenian ini selalu bersifat sakral, selalu berhubungan dengan hal-hal astral. Dahulu jaranan digunakan untuk upacara-upacara resmi keraton.

Informasi Lagu Jaranan

Judul : Jaranan
Pencipta : Ki Hadi Sukatno
Daerah : Provinsi Jawa Tengah
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Jaranan

Jaranan ... Jaranan
Jarane jaran teji
Sing numpak ndoro Bei
Sing ngiring poro abdi

Cek cek nong ... cek cek gung
Jarane mlebu ning lurung

Gedebuk krincing ... Gedebuk krincing
Gedebuk krincing ... prok prok
Gedebuk jeder

Jaranan ... Jaranan
Jarane jaran kepang
Sing nunggang klambi abang
Mlakune ndhut ndutan

Cek cek nong ... cek cek gung
Jarane mlebu ning lurung

Gedebuk krincing ... Gedebuk krincing
Gedebuk krincing ... prok prok
Gedebuk jeder

Jaranan ... Jaranan
Jarane jaran kore
Ora ono kendaline
Jarane mlayu dewe

Cek cek nong ... cek cek gung
Jarane mlebu ning lurung

Gedebuk krincing ... Gedebuk krincing
Gedebuk krincing ... prok prok
Gedebuk jeder

Arti Lagu Jaranan

Kuda kudaan ... Kuda kudaan
Kudanya kuda teji
Yang naik ndoro Bei
Yang diikuti para abdi

Cek cek nong ... cek cek gung
Kudanya dimasukkan di jalan-jalan

Gedebuk krincing ... Gedebuk krincing
Gedebuk krincing ... Prok prok
Gedebuk jeder

Kuda kudaan ... Kuda kudaan
Kudanya kuda kepang
Yang naik baju merah
Jalannya angguk anggukan

Cek cek nong ... cek cek gung
Kudanya dimasukkan di jalan-jalan

Gedebuk krincing ... Gedebuk krincing
Gedebuk krincing ... Prok prok
Gedebuk jeder

Kuda kudaan ... Kuda kudaan
Kudanya kuda kore
Tidak ada kendalinya
Kudanya lari sendiri

Lirik dan Arti Lagu Gek Kepriye - Jawa Tengah

Lirik Lagu Gek Kepriye - lagu daerah yang populer dari provinsi Jawa Tengah yang lainnya adalah lagu Lagu Gek Kepriye, lagu ciptaan Era Kusuma ini menceritakan seorang anak yang selalu diejek oleh teman-temannya karena anak tersebut bukan anak dari orang mampu, namun anak tersebut yakin bahwa suatu saat nanti pasti bisa menjadi pemimpin bangsa yang akan menjunjung derajat negara menjadi lebih mulia.

Informasi Lagu Gek Kepriye

Judul : Gek Kepriye
Pencipta : Era Kesuma
Daerah : Provinsi Jawa Tengah
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Gek Kepriye

Duh kaya ngene rasane
Anake wong ora duwe
Ngalor ngidul tansah diece
Karo kanca kancane

Pye pye pye pye ya ben rasakna
Pye pye pye pye rasakna dewe
Pye pye pye pye ya ben rasakna
Pye pye pye pye rasakna dewe

Besuk kapan aku bisa
Urip kang luwih mulya
Melu nyunjung drajating bangsa
Indonesia kang mulya

Pye pye pye pye mbuh ra weruh
Pye pye pye pye mbuh ra ngerti
Pye pye pye pye mbuh ra weruh
Pye pye pye pye mbuh ra ngerti

Arti Lagu Gek Kepriye

Duh begini rasanya
Anak orang tak punya
Selatan utara selalu dihina
Dengan teman temannya

Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana ya supaya merasakan
Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana merasakan sendiri
Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana ya supaya rasanya
Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana rasakan sendiri

Kapan saya bisa
Hidup yang lebih baik
Ikut menjungjung martabat bangsa
Indonesia yang mulia

Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana tidak tahu
Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana tidak mengerti
Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana tidak tahu
Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana Bagaimana tidak mengerti
Lagu ini membawa pesan moral bahwasannya siapapun, dari golongan manapu yang mau berusaha dan mempunyai keyakinan suatu saat akan menjadi orang berpengaruh didunia, walaupun harus melewati masa kecil yang sangat kekurangan, diejek, dikucilkan dan tindak bullyng lainnya.

Lirik Lagu Gundul Pacul - Jawa Tengah

Lirik Lagu Gundul Pacul - Gundul Pacul adalah sebuah lagu permainan berbahasa Jawa yang berasal dari provinsi Jawa Tengah. Menurut sumber yang kuat menyebutkan pencipta lagu Gundul Pacul adalah Sunan Kalijaga pada tahun 1400an namu ada sumber lain yang menyebutkan R.C. Hardjosubroto lah yang menulis lagu Gundul Pacul.

Informasi Lagu Gundul Pacul

Judul : Gundul Pacul
Pencipta : Belum dipastikan
Daerah : Proivinsi Jawa Tengah
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Gundul Pacul

Gundhul gundhul pacul cul
gembèlengan

Nyunggi nyunggi wakul kul
gembèlengan

Wakul ngglimpang segané dadi sak latar
Wakul ngglimpang segané dadi sak latar

Arti Lagu Gundul Pacul

Gundul gundul cangkul, sembarangan
Membawa bakul (tempat nasi tradisional) dengan sembarangan
Bakul terguling, nasinya tumpah sehalaman
Bakul terguling, nasinya tumpah sehalaman


Lagu gundul pacul memiliki filosofi yang sanga arif. Gundul adalah kepala tanpa rambut. sementara rambut adalah mahkota. Arti kata Gundul pada lagi ini adalah kehormatan tanpa mahkota atau tahta. Pacul adalah cangkul, alat pertanian yang melambangkan rakyat kecil.

Masyarakat Jawa mengatakan pacul adalah papat kang ucul (empat yang lepas) yang berarti kemuliaan seseorang sangat tergantung kepada empat hal yaitu mata, hidung, telinga, dan mulutnya. Jika empat hal itu lepas, kehormatan orang tersebut juga akan lepas.

Membawa bakul (di atas kepala) dilambangkan sebagai menjunjung tinggi amanah rakyat. Namun, saat membawa amanah, sikapnya sombong hati (gembelengan).

Bakul terguling melambangkan amanah rakyat yang di ingkari. Nasinya tumpah sehalaman melambangkan kepemimpinan yang tidak bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.

Lirik dan Arti Lagu Padang Wulan - Jawa Tengah

Dalam lagu Padang Bulan mengandung filosofi yang religius. Maksud dari lagu daerah ini adalah mengajak bersyukur kepada yang Maha Kuasa untuk merenungi keindahan malam. Sebagai bentuk rasa syukur lagu yang belum diketahui penulisnya ini berharap untuk tidak tidur terlalu sore karena untuk melaksanakan ibadah sunnah di waktu malam.

Informasi Lagu Padang Wulan

Judul : Padhang Wulan
Pencipta : -
Daerah : Provinsi Jawa Tengah
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Padang Wulan

Yo 'pra kanca dolanan ing jaba
padhang wulan padhange kaya rina
Rembulane e sing awe-awen
gelingake aja padha turu sore

Yo 'pra kanca dolanan ing jaba
rame-rame kene akeh kancane
Langite pancen sumebyar rina
yo padha dolanan sinambi guyonan

Arti Lagu Padang Wulan

Ayo teman bermain di luar
Terang bulan Terangnya kaya siang
Bulannya mengundang awen
Gelingake jangan tidur di sore hari

Ayo teman bermain di luar
rame rame di sini banyak teman
Langitnya terang sekali
Ato bermain dan bercanda

Lirik Lagu Lir Ilir - Jawa Tengah

Lirik Lagu Lir Ilir - Lir-ilir adalah tembang yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga dan digunakan untuk berdakwah menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa, khususnya wilayah Jawa Tengah. Lagu ini bercerita tentang ajakan memperbaiki diri untuk lebih baik setiap harinya.

Informasi Lagu Lir Ilir

Judul : Lir Ilir
Pencipta : Sunan Kalijaga
Daerah : Provinsi Jawa Tengah
Golongan : Lagu Daerah / Lagu Wajib Daerah

Lirik Lagu Lir Ilir

Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir
Tak ijo royo royo
Tak sengguh panganten anyar
Cah angon cah angon penekna blimbing kuwi
Lunyu lunyu penekna kanggo mbasuh dodotira

Dodotira dodotira kumintir bedah ing pinggir
Dondomana jrumatana kanggo seba mengko sore
Mumpung padang rembulane
Mumpung jembar kalangane
Sun suraka surak hiyo
Lagu ini diawali dengan kata "Lir ilir" yang artinya bangunlah atau bisa diartikan sebagai sadarlah. Kita diajak bangun dari keterpurukan, bangun dari sifat malas dan mempertebal keimanan yang telah ditanamkan oleh ALLAH SWT dalam diri kita, karena itu diumpamakan dengan kata "Tandure wus sumilir" atau tanaman yang mulai bersemi dan pohon-pohon yang mulai menghijau.

Arti Lagu Lir Ilir

Bangunlah, bangunlah
Tanaman sudah bersemi
Demikian menghijau bagaikan pengantinbaru
Anak gembala, anak gembala panjatlah pohon belimbing itu
Biar licin dan susah tetaplah kau panjat untuk membasuh pakaianmu

Pakaianmu, pakaianmu terkoyak-koyak dibagian samping
jahitlah, benahilah untuk menghadap nanti sore
Mumpung bulan bersinar terang
mumpung banyak waktu luang
Ayo bersoraklah dengan sorakan iya